Rabu, 31 Desember 2025

Day #59 - Thank You Cumi

Malam ini, Bekasi terasa lebih hening dari biasanya, atau mungkin otak Piko saja yang sedang mencoba mengecilkan volumenya. Jika menoleh ke belakang, tahun 2025 seharusnya menjadi tahun yang Piko labeli sebagai "kegagalan total". Setahun penuh menjadi pecandu, terjebak dalam kabut asap dan ketergantungan yang membuat diri ini mati rasa.

Selama bertahun-tahun, Piko hidup dengan bantuan antidepresan dan perasaan kebas yang permanen. Tidak ada arah, tidak ada tujuan, hanya ada ritual "menahan diri" yang melelahkan. Namun, di antara reruntuhan itu, Mei hadir. Anomali yang memberikan warna pada kanvas yang tadinya hanya abu-abu

Mei tidak hanya hadir; dia membuat perasaan yang Piko kira sudah mati, kembali melunak. Dia membuat Piko kembali menjadi manusia, bukan sekadar robot pekerja dan pencari nafkah

Meskipun Piko sering gagal dalam berargumen dengan diri sendiri, malam ini Piko ingin menuliskan alasan-alasan mengapa tahun 2025 tetap berharga karena kehadiran Mei:

Januari - Juni: Terima kasih telah menjadi "Utopia" yang jauh namun tetap ada, membuat Piko bertahan di tengah masa-masa tergelap kecanduan. 

Juli: Terima kasih untuk tanggal 24 Juli. Minyak Kayu Putih itu masih ada, lengkap dengan pita birunya. Itu adalah simbol penerimaan pertama yang Piko rasakan.

Agustus: Terima kasih karena tetap membalas sapaan Piko yang mungkin terasa seperti noise yang mengganggu.

September: Terima kasih atas tawa dan candaan kecil yang perlahan-lahan mulai mencairkan "kebas" di hati Piko.

Oktober: Terima kasih karena telah membiarkan Piko bercerita tentang hal-hal konyol, seolah-olah Piko punya panggung sendiri di depanmu.

November: Terima kasih sudah mengerti kondisi Piko yang gagal tepatin janji ketemu karena ada kerjaan.

Desember: Terima kasih udah tinggal di PIK, bersepeda 100 km pulang pergi terasa sepadan.

Selamat tahun baru, Mei. Terima kasih telah menjadi alasan Piko untuk kembali "bangun" dan menjadi melodi, syair dan lagu Gue di tahun 2025 ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.